Pernah makan di rumah makan Padang? Pasti kamu lihat ada ayam putih pucat di etalase. Itu dia ayam pop! Namanya unik, rasanya juga unik. Ayam ini beda sama ayam goreng biasa. Warnanya putih, dagingnya super empuk, dan rasanya gurih banget. Cocok dimakan sama sambal ijo khas Padang yang pedas segar.
Banyak orang mengira ayam pop itu ayam yang belum matang. Padahal sudah matang, kok! Warnanya putih karena proses masaknya memang beda. Ayamnya direbus dulu pakai air kelapa. Lalu digoreng sebentar dengan sedikit minyak. Hasilnya? Daging yang lembut, gurih, dan tidak kering. Beda banget sama ayam goreng tepung atau ayam crispy.
Kalau kamu penggemar masakan Padang, wajib coba resep ini. Rasanya mirip banget sama ayam pop di rumah makan Padang terkenal. Dan kabar baiknya, cara buatnya gampang banget. Nggak perlu jadi chef profesional. Bahannya juga mudah dicari di pasar atau supermarket. Yuk, kita mulai!
Ayam pop adalah masakan khas dari Minangkabau, Sumatera Barat. Tepatnya berasal dari daerah Padang. Makanya sering disebut ayam pop Padang. Nama "pop" sendiri konon berasal dari tekstur dagingnya yang empuk. Ketika digigit, dagingnya terasa seperti "pop" di mulut. Empuk banget sampai hampir lumer.
Yang bikin ayam pop spesial adalah cara masaknya. Ayam direbus dulu dalam air kelapa. Air kelapa ini bikin daging ayam jadi empuk alami. Tambah berbagai bumbu seperti bawang putih, lengkuas, dan daun salam. Setelah empuk, ayam digoreng sebentar di minyak panas. Tapi tidak sampai kering. Cukup sebentar saja. Tujuannya supaya permukaannya sedikit kecoklatan, tapi dalamnya tetap putih dan juicy.
Di rumah makan Padang, ayam pop biasanya disajikan dengan sambal ijo. Ada juga yang pakai sambal merah atau sambal tomat. Lauk pendampingnya biasanya sayur nangka, gulai daun singkong, atau rendang. Pokoknya lengkap banget kalau makan di rumah makan Padang.
Banyak orang bingung. Apakah ayam pop sama dengan ayam goreng? Jawabannya: berbeda. Ini perbedaannya:
Proses memasak. Ayam pop direbus dulu dalam air kelapa. Setelah empuk, baru digoreng sebentar. Ayam goreng biasa langsung digoreng dalam minyak banyak sampai kering.
Warna. Ayam pop warnanya putih pucat. Hanya sedikit kecoklatan di permukaan. Ayam goreng biasa warnanya cokelat keemasan sampai gelap.
Tekstur. Ayam pop teksturnya empuk, lembut, dan juicy. Ayam goreng biasa teksturnya lebih kering dan renyah di luar.
Bumbu. Ayam pop dibumbui saat direbus. Jadi bumbunya meresap sampai ke dalam. Ayam goreng biasa kadang cuma dikasih garam dan bawang putih, lalu digoreng.
Minyak. Ayam pop digoreng dengan sedikit minyak. Ayam goreng biasa butuh minyak banyak sampai ayam terendam.
Jadi sekarang sudah tahu, kan? Ayam pop dan ayam goreng itu beda. Kalau kamu mau coba yang beda dari biasanya, ayam pop pilihan tepat.
Selain bahan di atas, kamu juga perlu sambal ijo untuk pelengkap. Tapi nanti kita bahas di bagian tips, ya. Sekarang fokus dulu ke cara membuat ayam pop-nya.
Gampang, kan? Cuma 10 langkah aja. Mulai dari rebus sampai goreng. Total waktu masaknya sekitar 1-2 jam. Tapi hasilnya sebanding. Ayam pop buatan sendiri rasanya nggak kalah sama rumah makan.
Sambal ijo adalah teman setia ayam pop. Tanpa sambal ini, ayam pop terasa kurang lengkap. Berikut resep sambal ijo sederhana:
Bahan sambal ijo:
Cara membuat:
Mudah, kan? Sambal ijo ini juga enak buat teman lauk lainnya. Misalnya buat rendang, gulai, atau ikan bakar. Bikinnya cuma 10 menit.
Kenapa namanya ayam pop?
Ayam pop disebut "pop" karena tekstur dagingnya yang empuk banget. Hampir seperti "pop" di mulut. Ayam ini direbus dulu pakai air kelapa, baru digoreng sebentar. Hasilnya empuk, gurih, dan tidak kering.
Apakah ayam pop sama dengan ayam goreng biasa?
Tidak sama. Ayam pop digoreng sebentar saja tanpa minyak banyak. Warnanya masih putih pucat. Kalau ayam goreng biasa digoreng sampai kering dan cokelat keemasan. Ayam pop juga direbus pakai air kelapa, jadi rasanya lebih gurih.
Bisa pakai ayam negeri?
Bisa banget. Tapi kalau pakai ayam negeri, teksturnya beda sedikit. Ayam kampung lebih empuk dan padat. Kalau pake ayam negeri, tambah waktu merebusnya 10-15 menit biar empuk.
Ayam pop dimakan pakai sambal apa?
Ayam pop paling enak dimakan pakai sambal cabe ijo khas Padang. Sambal ini pedas dan segar, cocok banget sama ayam pop yang gurih. Ada juga yang suka pakai sambal tomat atau sambal bawang.
Berapa lama ayam pop bisa bertahan?
Ayam pop bisa bertahan 3-4 hari di kulkas kalau disimpan dalam wadah kedap udara. Tinggal dipanaskan sebentar di teflon atau microwave sebelum dimakan.
Kenapa warna ayam pop putih padahal sudah matang?
Warna putih ini karena ayam tidak digoreng lama. Hanya sebentar saja. Proses perebusan pakai air kelapa juga bikin daging tetap putih. Ini yang membedakan ayam pop dengan ayam goreng biasa.
Bisakah air rebusan ayam pop dipakai lagi?
Bisa! Air rebusan ayam pop kaya rasa. Bisa dipakai buat kaldu sup, kuah soto, atau campuran sayur bening. Jangan dibuang, ya. Sayang kalau mubazir.
Ayam pop cocok untuk diet?
Cocok banget. Ayam pop tidak digoreng dengan minyak banyak. Jadi kandungan minyaknya lebih sedikit. Apalagi kalau kamu pakai ayam kampung tanpa kulit. Makan ayam pop dengan sambal ijo dan lalapan — dijamin sehat dan tetap enak.
Ayam pop khas Padang adalah salah satu masakan Indonesia yang wajib kamu coba. Teksturnya empuk, rasanya gurih, dan cara buatnya ternyata mudah. Kamu nggak perlu jadi koki handal. Cukup ikuti langkah-langkah di atas, dijamin hasilnya mirip rumah makan Padang.
Yang paling penting: rebus ayam sampai benar-benar empuk pakai air kelapa. Jangan goreng terlalu lama. Sajikan dengan sambal ijo dan lalapan segar. Dijamin keluarga dan teman-teman kamu bakal suka. Apalagi kalau disantap bareng nasi hangat. Wuih, nagih banget!
Serius, resep ayam pop ini beda sendiri. Kamu pasti bisa bikin. Yang sabar aja pas merebus ayam. Jangan buru-buru. Hasilnya bakal sebanding sama usaha kamu.
Selamat mencoba resep Ayam Pop Khas Padang ini di rumah! 🐱
Jangan lupa share foto masakan kamu ke teman-teman. Biar mereka juga ngiler!
Kalau kamu suka resep ini, coba juga resep ayam lainnya. Ada ayam geprek crispy, ayam goreng kremes, ayam bakar Taliwang, dan ayam woku khas Manado. Semuanya enak dan gampang dibuat. Klik link di bawah ini, ya.